Dauroh Sampung, Dauroh wong Bingung

Masya Allah.  Sekian kali kita harus dibuat tersenyum, bahkan tertawa lepas. Bagaimana tidak, komedi putar terus berjalan amat lancarnya. Akhlaq dibuang kejujuran ditendang. Pilih sparepart dusta tak tentu rimba, putar…putar komedi dusta. Setelah dapat kunci Syaikh Robi’ agar datang ke Ngawi berkat jasa besar Dzul Akmal yang putar-putar bersemangat cari ‘lisensi’ untuk dauroh Ngawi. Akhirnya tebar ancaman tuk lapor ke Syaikh Robi’ Al Madkhali, asal tahu…..Syaikh Robi’ tentu tak diberitahu dustanya si Hasan Ngawi dan Abu Hazim Syaikh Qiroati.

Kalau Dzul Akmal tahu dan tak memberitahu maka ini adalah pengkhianatan dan upaya mempermainkan Syaikh Robi’ Al Madkhali, menghalalkan segala cara demi fatwa hanya tuk ramaikan dauroh Ngawi. Kalau Dzul Akmal tidak tahu, maka mushibahnya tentu lebih besar, bagaimana mungkin dia meminta fatwa dari Syaikh Robi’ Al Madkhali padahal dia sendiri tak tahu seluk-beluk Dauroh Ngawi?

Mereka bilang, Daurah Nasional Ngawi, tapi kita bilang Dauroh Dusta yang disebar ke segenap penjuru Alam ini. Dusta…di atas dusta…di atas dusta…yang semuanya bisa menyaksikan buktinya. Tanpa malu sebar sendiri pamflet tipu dayanya plus promosi situs fitnah aloloom-nya.

Saatnya bagi Dzul Akmal perbaiki diri. Bangkit dari alat tunggangan ahli fitan dari Magetan menjadi sosok lelaki sejati. Sampaikan keberanian dan ancamanmu ke Syaikh Robi’ Al Madkhali akan semua penipuan panitia dan penyelenggara Dauroh Ngawi-Magetan, dan jangan lupa makar Syaikh Qiroati dengan Dars Satu Bulan di Sampung, Magetan, guna menandingi Dauroh ulama dari sisi Syaikh Robi’ Al Madkhali. Bukankah makar ini belum kamu sampaikan ke Syaikh Robi’ Al Madkhali?

Jangan kamu terjun menjadi panglima bagi orang-orang bingung…dengan manhaj tipu menipunya.

Sadarlah bahwa jabatanmu hanyalah wali murid di markiz Paling Murni Al Magetani. Murni dusta tanpa basa basi.

Setelah habis-habisan memborbardir du’at Salafiyyin Indonesia sebagai hizbi, sesat, pengemis hina, pemburu harta dengan malzamah dari Dammaj yang tak santun. Mencetak dan menyebarluaskannya ke seluruh penjuru negeri demi memprovokasi para Salafi agar benci pada para da’i, kini saatnya orang-orang bingung ini mengundang hizbi yang telah disesatkannya ke acara daurohnya di Ngawi dan Sampung. Masak iya sih? Liat ajalah buktinya…. oce ?

http://img200.imageshack.us/img200/5461/kekeundanghizbi.jpg

Siapa yang mau meramaikan acara dengan kemasan dusta?

Fatwa Hajuri masih terus terpampang di wajah situs Panitia Kibul Internasional Ngawi-Magetan, agar Salafi Murni jangan enggan hadiri Dauroh Hizbi yang diisi para ulama yang direkomendasi Syaikh Robi’ Al Madkhali karena mereka adalah Hizbiyyun:

http://sampung.wordpress.com/2009/06/29/fatwa-syeikh-yahya/

Tidak boleh hadir di Daurah Bantul dengan alasan karena ‘hizbi’. Dasar orang buuingung, ternyata para da’i yang udah dicap ‘hizbi’ ntu,  malah diundang di acaranya ! Bahkan di Markiznya sendiri!! Weleh…weleh, nek dadi wong endong jok nemen-nemen ta cak cak…

Yang Patut Dikasihani:

-Kasihan Kang Abu Turob yang sudah tasawul habis-habisan pakai jurus pengemis dari gua buta, embat terong dan pisang di pasar Dammaj dan mentahdzir habis-habisan pula para da’i Salafy di Indonesia ehh…. Kang Abu Hazim ternyata malah mengundang da’i-da’i yang sudah dicap “hizbi” itu ke kandangnya yang paling murni di Magetan. Dasar orang buuingung.

-Kasihan pula kan Syekh Hajuri, udah modal keluarkan suara tahdzir para da’i sebagai hizbi, eehh…Kang Abu Hazim malah ngundang para da’i yang sudah diserapahi dan dihizbikan ke kandangnya sendiri

-Yang juga patut dikasihani adalah Hasan dan saudara-saudaranya, sudah habis-habisan cetak buku manhaj tigaribuan membongkar hizbiyyahnya…..eehh Kang Abu Hazim dan Hasan sendiri (dia ini malah menjadi ketua Panitia Dauroh Kebingungan Yang mengInternasional) malah mengundang para da’i hizbi ke markiznya.

-Kasihan Kang Dzul Akmal, sudah susyah payah carikan fatwa ke Syaikh Robi; eehh…ternyata terkuaknya bukti tipu daya Dauroh Ngawi-Magetan tak bisa dia pungkiri. Ini kan sama saja dengan menghancurkan nama kondangnya di depan para masyayikh? Masak menyingkap kedustaan dan pengelabuan Dauroh Ngawi dan Magetan akan dia laporkan ke Syaikh Robi’ sebagai upaya pemboikotan terhadap fatwa Syaikh Robi’? Saya kira Kang Dzul Akmal tidak akan berani senekat itu bermain-main.

Tak kalah serunya, semua adegan kebingungan ini malah dipromosikan ke seluruh penjuru dunia oleh…klik aloloom!!

Manhaj Murni Teladan dari manakah ini? Mengundang para da’i hizbi ke Daurohnya? Mengumunkan dan mempromosikannya tipuan pamfletnya ke seluruh dunia? Kalau mencari dana demi pembangunan masjid dan ma’had dicap sebagai amalan yang hizbiyyah yang memalukan, tapi kalau mempromosikan cara menipu dan berdusta mana malunya. Semoga Allah menolong saudara-saudara kita yang sedang dilanda kebingungan hebat ini, amin. (wong binun yg tertegun ama si super binun)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s