Ancaman Nur Hijaz Pegawai Chevron, USA & Dzul Akmal

Bismillahirrahmanirrahim.

Telah disebarkan melalui milis umum Nashihah untuk kesekian kalinya fatwa Syaikh Robi’ yang salah satunya memvonis Syaikh Ubaid Al Jabiri keliru, terkait sikap beliau atas Dauroh Ngawi, yang dimotori oleh sdr. Nurhijaz dari Abul Mundzir Dzul Akmal Riau dari Syaikh Adil Manshur. Diiringi pula ancaman untuk melaporkan situs Dammajhabibah ke Syaikh Robi’ jika tidak memuat secara utuh fatwa Syaikh Robi’. Ancaman tsb ternyata hanya karena  memuat syarat bahwa utusan Dammaj tidak boleh bicara tentang fitnah & mencela kedua Syaikh Al Mar’i, klik di http://dammajhabibah.wordpress.com/2009/06/26/nasehat-nan-menyejukkan-demi-padamnya-fitnah%e2%80%a6/ )

Inilah kesekian kalinya ancaman yang ganjil, aneh, nyleneh, ya suangat aneh! Bukankah artikel di atas hanya melengkapi informasi titah Syaih Robi yang disebarkan (secara tidak lengkap) oleh Nurhijaz & Dzul Akmal, bahwa ternyata Syaikh Robi’pun akhirnya mengijinkan, namun memberi syarat mutlak atas utusan Dammaj yg akan datang ke Indonesia ? Bukankah yg telpon dan berhubungan dengan Syaikh adalah Ust. Dzul Akmal sendiri ? Kenapa justru situs DammajHabibah yg dituntut untuk melengkapinya? Sampailah ikhwan dari Uni Emirat berupaya cari tahu, ternyata ada yang disembunyikan, tidak lengkap, diHILANGKAN oleh Dzul Akmal yang MENGKOMANDO NURHIJAZ…. masih kebawa era FKASWJ Laskar rupanya…

Yang kita tahu bahwa ternyata Syekh Robi’ memberi syarat (yg tdk disebutkan oleh Nurhijaz & Dzul Akmal), sampailah situs Wahyain.com “membocorkannya” kpd Salafiyun Indonesia? Semestinya kita malah yang balik “mengancam” mereka berdua, sang anak buah setia dan komandannya. Kenapa  kalian tdk menyebutkan syarat dari Syekh Robi’ tsb? Ada apa ini? Anehnya, untuk memperkuat ancaman itu, sdr. Nurhijaz menukil artikel dari situs Aloloom!! Apakah kalian juga akan berani “melaporkan” kpd Sy Robi’ bahwa Dauroh Ngawi dipolesi dgn kedustaan&penipuan? Kedustaan kpd umat (lht. bukti pernyataan ust. Abu Ja’far Timika yg berlepasdiri dari acara tsb) & berdusta a/n Pemda Ngawi (hanya sekadar pinjam tempat/masjidm, sdh begitu berani memamerkan diri “bekerjasama dg Pemkab Ngawi”! Tipuan macam apa ini?

Ingatkah kejadian sebelumnya yg memalukan ktk tjd pencopotan pamlet dauroh di masjid Agung? Bukankah Hasan & pasukan dari Magetan langsung unjuk gigi, pamer kekuatan di masjid Baiturrahman, Ngawi dengan mengerahkan belasan ‘laskar’ untuk mendemo upaya takmir masjid tsb ? Apakah di benak kalian pelakunya adalah “pengikut fanatik” Luqman? (Iya, setiap yg berbeda dg kalian selalu kalian cap pengekor/muta’ashib Luqman seolah-olah Salafiyyun Indonesia adalah sekumpulan orang dungu yg beragama krn Luqman, fitnah yg terjadi adalah masalah pribadi Luqman. Subhanallah, kenapa tidak kalian katakan bahwa kami adalah para pembela Sy Ubaid & para ulama lainnya yg kalian hinakan?)

Betapa memalukannya ternyata yg mencopot pamflet adalah takmir masjid Agung Baiturrahman, Ngawi sendiri, karena kalian pasang pamflet tanpa izin!! Akhlaq&manhaj salaf murni darimanakah ini? Inikah suri teladan dakwah Markiz Termurni Sedunia? Maka silakan ust Dzul Akmal melaporkannya kepada Sy.Robi’ juga, lewat rekanan para Hajuriyyun Yaman atau lainnya, kalau berani lagi, si Dzul AKMAL MESTINYA YANG LANGSUNG TELPON SYEKH RABI !!! Laporkan situs dammajhabibah, plus situs buatan Dr Khalid Baghais itu, http://www.aloloom, secara lengkap detail. Biar sekalian dia dicuci bersih ama bayclin, karena berkumpul sama orang-orang safiih, dungu dari Dammaj dkk itu.

Yah… mungkin inilah saat yg malah ditunggu oleh para ustadz agar Syaikh mendengarkan langsung & mendapatkan bukti kedustaan-tipudaya seputar pelaksanaan dauroh Ngawi serta para sponsornya! Adapun tuntutan kalian berdua agar menulis lebih lengkap fatwa Syaikh Robi’, maka inilah jawaban lebih lengkap yg saya dapatkan dari email yg tersebar & semoga kalian berdua puas membacanya:

الحمد لله حق حمده والصلاة والسلام على نبيه وعبده محمدٍ وعلى آله وصحبه, وبعد:

Saya telah menghubungi Asy-Syaikh Al-Fadhil Abur Rabi’ Arafat bin Hasan Al-Muhammady hafizhahullah pada waktu Ashar, hari Sabtu 27 Jumadil Akhir 1430 H di tempat tinggal beliau di Al-Madinah An-Nabawiyyah. Dan beliau mengatakan kepada saya bahwa Asy-Syaikh Rabi’ bin Hadi Al-Madkhaly berkata kepada saya: “Sebagian ikhwah dari Indonesia telah menelepon saya untuk meminta penjelasan bagaimana menyikapi para da’i yang akan mengunjungi mereka sebagai utusan dari markaz Dammaj. Maka saya katakan kepada mereka: “Para dai yang akan datang dari Dammaj untuk berdakwah di Indonesia, saya memberi syarat kepada mereka agar mereka tidak membicarakan fitnah dan mereka jangan mencela dua syaikh yaitu Abdurrahman bin Mar’i dan Abdullah bin Mar’i.”

Demikian juga Asy-Syaikh Arafat telah mengabarkan kepada saya dari Al-Allamah Rabi’ Al-Madkhaly, bahwa beliau mengatakan: “Saya tetap pada nasehat saya yang pertama kepada orang-orang Yaman.”

Asy-Syaikh Al-Fadhil Arafat bin Hasan Al-Muhammady hafizhahullah juga berkata bahwa Asy-Syaikh Muhammad bin Hadi Al-Madkhaly mengatakan kepada saya: “Celaan Al-Hajury terhadap Asy-Syaikh Ubaid Al-Jabiry adalah bathil dan engkau akan mendapati celaan dia ini, di rekaman yang telah kami rekam bersama para ikhwah Al-Jazair, mintalah rekaman itu dari mereka dan sebarkanlah.”

Dan beliau telah mengijinkan kepada Asy-Syaikh Al-Fadhil Arafat bin Hasan Al-Muhammady hafizhahullah untuk menukil perkataan ini dari beliau dan menyebarkannya di web site.

Dan beberapa penuntut ilmu yang terpercaya dan adil telah mengabarkan kepada saya bahwa fadhilah Al-Allamah Asy-Syaikh Rabi’ bin Hadi Al-Madkhaly hafizhahullah berfatwa kepada Salafiyyun di Belgia agar mereka menyambut Asy-Syaikh Abdullah bin Mar’i dengan baik, dan bahwasanya Asy-Syaikh Rabi’ mengatakan kepada mereka: “Abdullah bin Mar’i adalah shahibu sunnah dan berilmu, maka jangan sampai kalian membenarkan tuduhan buruk terhadapnya, sambutlah dia dengan baik dan muliakanlah!”

Asy-Syaikh Al-Allamah Rabi’ bin Hadi Al-Madkhaly hafizhahullah beliau masih hidup dan mendapatkan rezeki, maka silahkan menanyakan kepada beliau dan ini nomor HP beliau bagi yang ingin memastikan langsung dari beliau: 009662…, dan ini nomor beliau yang lain: 0096625274450.

Mereka juga telah mengabarkan kepada saya dari Fadhilah Asy-Syaikh Muhammad bin Hadi Al-Madkhaly hafizhahullah, bahwa beliau pernah berkata dalam sebuah majelis tentang Yahya Al-Hajury dan para muridnya: “Mereka adalah (sufaha’) orang-orang dungu, maka janganlah kalian dekat-dekat dengan mereka.”

Dan fadhilah Asy-Syaikh Muhammad bin Hadi Al-Madkhaly hafizhahullah beliau masih hidup dan mendapatkan rezeki, maka silahkan kalian menanyakan kepada beliau dan ini nomor HP beliau bagi yang ingin memastikan langsung dari beliau: 0096655327586.
Sampai di sini saja.

وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله وصحبه وسلم والحمد لله رب العالمين.

Ditulis oleh:
Abu Waqid Abdullah bin Shalih Al-Maghramy Al-Qahthany
Aden-Yaman

Diterjemahkan dari http://wahyain.com/forums/showthread.php?t=853 oleh

أخوكم في الله

عدي بن جمان أبو المس الأندونيسي -عفا الله عنه-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s