Bukti Yayasan Abu Hazim Muhsin, Magetan MASIH Tegak Berdiri

Marilah…. kita lihat dengarkan buktikan…. langsung dari magetan, bahwa yayasan Tarbiyatus Sunnah yang diketuai Abdul Qohhar, Magetan, masih tegak berdiri. Disana Abu Hazim Muhsin bin Muhammad Bashori menikmati hari-harinya… tanpa tasawul LAGI, tanpa rekening LAGI (katanya)…

Berkata penulis :

Saya menyatakan BERSALAH & MENCABUT info pengumpulan KTP “minggu lalu” dan meralat YANG BENAR pengumpulan KTP tsb “di awal Ramadhon dan kejadiannya bulan Syawal” sebagaimana penjelasan langsung Abdul Qohar. Untuk lebih jelasnya saya transkrip rekaman tsb, yg menunjukkan telah ada upaya untuk MEMPERPANJANG STATUS KEBID’AHAN YAYASAN MAGETAN. Bahkan untuk persoalan BESAR (yayasan) dikalangan Turobi ini, yg dengannya Salafy bisa dicap sebagai HIZBY ternyata Abdul Qohar (sang ketua Yayasan Tarbiyatus Sunnah, Magetan) TIDAK PUNYA WKTU untuk membubarkannya!! Menyedihkan…

Transkrip rekaman ucapan Abdul Qohhar sang ketua Yayasan Tarbiyatus Sunnah, Magetan. Rekaman diambil pihak mereka, Abdul Aziz pd 17/4/2009 ba’da Dhuhur…
File 1:
Sekitar dua atau tiga hari yang lalu ustadz Rifa’i itu tanya ke ana, apa bener antum baru-baru ini meminta KTP ke Abu Muhammad untuk perbaikan yayasan, kan begitu. Kemudian ana jawab: Kalau baru-baru itu salah ustadz, itu kami adakan sekitar bulan Syawal atau Ramadhon, awalnya Romadhon kemudian kejadiannya bulan Syawal, gitu. Itu kami mengumpulkan KTP itu dalam rangka perbaharuan yayasan, pembaruan yayasan karena yayasan lama ketika Pak Haryono selaku ee Pengacara itu bilang ke ana yayasan ini sudah ndak bisa dipakai harus didaftar ulang gitu. Kemudian karena dia nawari begitu lha terus maunya bapak? aa.. Saya kan nanya begitu, Pak Haryono bilang ya kalau bisa dan mau, saya bantu untuk diperbaharui yayasan agar pondok ini nanti bisa legal, bisa diakui oleh pemerintah, macem-macem itu, ya sudah tafadhol kalau mau bantu, dan yang tetep kami pasti pak kami ndak ngurusi begini dan begitu, kalau bapak mau ngurus ya silakan kami ndak menghalangi, yaa. Setelah itu, kami ngumpulkan dan kami serahkan fotokopinya itu ke Pak Haryono itu kemudian diurus dan setelah itu ndak ada kabar wala ditelepon setelah itu. Jadi ndak ada embel-embel apa-apa kecuali pengumpulan KTP untuk perbaharui yayasan dan ndak ada hasilnya sampai sekarang. Lha sebenarnya setelah itu ustadz Muhsin negor ana, gimana antum ini kok malah begini dan begitu, ini mbikin masalah. [ http://www.4shared.com/audio/DG9FAweH/Yayasan_magetan_1.html ]
File ke-2:
Begini…kalau masalah yayasan misalnya ada yang masih menuntut dan begini dan begitu misalnya yaa kemudian ada yang sanggup membantu untuk membubarkan silakan saja kemari, tak serahkan ini bubarkan gimana khairnya antum, ana ndak punya waktu untuk membubarkan… lha iyaaa gimaaana ini butuh waktu padahal kita ini ngurusi (pembubaran) yayasan nggak ada waktu [ http://www.4shared.com/audio/eRewl4r9/Yayasan_magetan_2.html ]
File ke-3:
Kalau itu yang mau dimaksud berarti hartanya seratus ribu dan sekarang hartanya dimana ndak tahu. Fotokopi Akte Notaris masih ada tapi aslinya malah saya ndak tahu. [ http://www.4shared.com/audio/kw4BfvZl/Yayasan_magetan_3.html ]
Ada bbrp catatan:
Abdul ‘Aziz said: [Na’am, jazzakumullohu atas tegurannya…tetapi yang perlu ana ingatkan, tanah pondok, mesjid dsb tidak ada milik yayasan, semuanya milik keluarga Abu Hazm dan Abu Hazm sendiri, harta yayasan bila mengacu pada akte pendirian adalah hanya uang Rp.100.000.-. Tidak ada asset yayasan…. ] Benarkah demikian?

Baiklah, saya hanya akan menampilkan ulang, simak bukti PENGUMPULAN DANA UMMAT ATAS NAMA YAYASAN MAGETAN yang ternyata diklaim “semuanya milik keluarga Abu Hazm dan Abu Hazm sendiri”!!(Semua bukti ini telah tersebar luas di internet):

Penarikan uang untuk Program Penataran Tajwid di Magetan oleh Abu Hazim Muhsin ibn Muhammad Bashori :

Saya katakan ini termasuk modus kuno PENGGELAPAN AMANAH UMMAT yang kemudian dengam MUDAHNYA diKLAIM sebagai “SEMUANYA MILIK KELUARGA ABU HAZIM DAN ABU HAZIM SENDIRI”!

abdulaziz said this on 19 / April / 2009 at 6:10 AM : [harta yayasan bila mengacu pada akte pendirian adalah hanya uang Rp.100.000.-. Tidak ada asset yayasan…. ]

Sebaiknya Abdul ‘Aziz sebagai “Menteri Penerangan” Abu Hazim dan keluarganya segera membuktikan bahwa TIDAK ADA SUMBANGAN DALAM BENTUK APAPUN BAHKAN SEPESERPUN yang masuk ke dalam pondok Magetan baik hasil dari TASAWUL TERANG-TERANGAN dengan mencantumkan REKENING BANK RIBAWI, maupun hasil sumbangan yang langsung diterima Yayasan dari PARA DONATUR sejak awal berdirinya sampai hari ini! Berikut muamalah Riba yang kemudian DIKLAIM SEPIHAK oleh Abdul Aziz sebagai “semuanya milik keluarga Abu Hazm dan Abu Hazm sendiri”!!

Wahai ‘Abdul ‘Aziz, apakah anda hendak menegaskan kepada umat bahwa amanah para donatur tersebut adalah menyumbangkan hartanya kepada ABU HAZIM DAN SEMUA KELUARGANYA?!! Sehingga semua anak cucu Abu Hazim dan keluarganya BERHAK MEWARISI HARTA KEKAYAAN YAYASAN MAGETAN? Lahawla wala quwwata illa billah.

Terakhir, konsekwensi Manhaj Turobiyyun jgn kalian lupa bahwa Pencantuman Rekening Bank telah menunjukkan BUKTI NYATA atas MUAMALAH RIBA yg MUTLAK HAROOM di sisi Manhaj Turobiyyun. Maka ingatlah bahwa kesempurnaan kalian dalam membersihkan diri bukanlah dengan terus bertahan di atas “atsar-atsar” yang dibangun di atas kebid’ahan Yayasan, tidak di atas ketaqwaan tasawul dan Ribawi yg demikian ini. Maka kenapa kalian masih tetap bertahan di atasnya atas nama “SEMUANYA MILIK KELUARGA ABU HAZIM DAN ABU HAZIM SENDIRI”!? (/aq)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s